Kasus Asusila di Ngadiluwih, 13 Anak Didampingi Psikolog

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dr. dr. Nurwulan Andadari (foto: bakti wijayanto)

Kediri, SEJAHTERA.COKasus asusila yang melibatkan seorang tokoh agama di wilayah Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, dengan jumlah korban mencapai 13 anak, menjadi perhatian serius Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri.

Baca juga:Dinas Pendidikan Kediri Perkuat Peran Bunda PAUD hingga Tingkat Kelurahan

Hingga saat ini, DP2KBP3A telah melakukan pendampingan psikologis kepada para korban yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Pendampingan dilakukan oleh tenaga psikolog guna mencegah anak-anak mengalami trauma berkepanjangan.

Read More

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri, dr. dr. Nurwulan Andadari, menekankan pentingnya peran orang terdekat dalam memberikan dukungan moral dan emosional kepada anak.

“Orang terdekat, baik orang tua, sahabat, maupun tokoh masyarakat harus mampu menjadi pencerah. Artinya bersikap bijak, memberikan edukasi, membangun komunikasi, serta menciptakan suasana harmonis di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi langsung di tengah maraknya penggunaan gawai yang kerap mengurangi interaksi dalam keluarga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *