Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional dari kalangan seni dan budaya sesuai bidang masing-masing.
Baca juga:Hadapi Ketidakpastian Global, Wawali Kediri Minta ASN Lebih Adaptif dan Efisien
Prestasi tahun sebelumnya menjadi motivasi tersendiri. Pada FLS3N 2025, siswa dari SD Banjaran 4 Kota Kediri berhasil meraih juara nasional pada cabang gambar bercerita.
“Semoga tahun ini kembali ada siswa yang mampu menorehkan prestasi hingga tingkat nasional,” ungkapnya.
FLS3N Dikdas 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.” Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan, inovasi, serta nilai kearifan lokal secara positif.
Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal dua peserta atau tim di masing-masing cabang lomba. Peserta harus berstatus siswa aktif, memiliki NISN dan NIK valid, serta terdaftar dalam sistem Dapodik.
Selain itu, peserta juga belum pernah meraih juara pertama tingkat nasional pada cabang yang sama di tahun sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, setiap cabang lomba dinilai oleh tiga juri independen yang kompeten dan profesional. Hasil penilaian akan menetapkan juara 1 hingga harapan 3 melalui keputusan resmi Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Adapun tahapan selanjutnya meliputi batas akhir unggah dokumen hasil seleksi tingkat kota pada 25 Mei 2026, pengumuman hasil penyisihan pada 30 Mei 2026, hingga pelaksanaan FLS3N tingkat nasional pada 28 September sampai 3 Oktober 2026.



















