“Gerakan ini harus dilakukan secara masif, mulai tingkat pusat hingga daerah. Aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga wali santri harus kompak menjadikannya gerakan bersama,” imbuhnya.
Baca juga:Relawan Asal Ponorogo Disandera Tentara Israel dalam Misi Kemanusiaan
Dwi Agus juga meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut secara maksimal agar korban mendapatkan keadilan. Ia menekankan pentingnya pendampingan terhadap korban untuk menjaga kondisi psikologis mereka.
“Kasus seperti ini jangan sampai terulang. Semua pihak harus ikut mengawasi agar lingkungan pendidikan benar-benar aman bagi anak-anak. Citra pondok pesantren juga jangan sampai tercoreng,” tegasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menyatakan tersangka JY telah diamankan setelah melalui serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi.
“Tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.



















