Setidaknya anggaran perbaikan untuk satu lembaga pendidikan SD rata-rata sekitar Rp150 juta, dimana pengerjaannya hanya berfokus pada perbaikan kerusakan saja.
Sedangkan, total anggaran yang telah disiapkan untuk dilakukannya perbaikan pada 25 lembaga pendidikan SD di Kabupaten Tulungagung mencapai sebesar Rp3 miliar.
Meski begitu, anggaran yang akan disalurkan untuk perbaikan masing-masing lembaga pendidikan SD itu akan didasarkan pada tingkat kerusakan di masing-masing sekolah.
Baca Juga :Wawali Heli Suyanto Apresiasi Perjuangan Persikoba, Optimistis Lolos ke Babak Berikutnya
“Nanti perbaikan yang dilakukan hanya berskala ringan saja. Kalau ditotal seluruhnya kurang lebih sekitar Rp3 miliar, tetapi nanti disesuaikan dengan kondisi kerusakan di masing-masing sekolah,” ungkapnya.
Sedangkan untuk perbaikan SDN 1 Babadan, Teguh menyebut, proses perbaikan pada dua ruang kelas di sekolah itu yang mengalami rusak parah akan dilakukan setelah perubahan anggaran keuangan (PAK).
Nantinya, pihaknya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Tulungagung masih harus melakukan pembahasan lanjutan.
“Perbaikan SDN 1 Babadan setelah PAK. Nanti masih perlu dibahas dengan TAPD dan DPRD Tulungagung agar dianggarkan pada PAD nanti,” pungkasnya.



















