“Karena yang terjaring kebanyakan pelajar SMP dan SMA yang belum memiliki SIM, tentu kami akan memperketat patroli pada masa libur sekolah seperti sekarang ini,” tegasnya.
Baca juga:Ratusan Ribu Warga Padati Kirab Pusaka Grebeg Suro Ponorogo
Sejumlah lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar antara lain kawasan Alun-Alun Ponorogo, Jalan Baru, Jalan Urip Sumoharjo, hingga wilayah Babadan. Ruas jalan yang relatif lengang pada malam hari sering dimanfaatkan pelaku untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Menariknya, pelaku balap liar yang diamankan tidak hanya berasal dari Ponorogo. Beberapa di antaranya diketahui datang dari daerah tetangga seperti Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan.
“Tidak hanya dari Ponorogo, para pelaku balap liar ini juga datang dari wilayah lain seperti Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan,” imbuhnya.
Dewo menegaskan, upaya pencegahan balap liar menjadi salah satu atensi khusus Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wishnu Sudibyo. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.
“Ini merupakan program pimpinan, Bapak Kapolres Ponorogo, untuk terus memitigasi balap liar. Karena itu patroli tetap kami lakukan setiap hari,” pungkasnya.



















