Peringati Hari Lingkungan Hidup, DLHKP Kota Kediri Bersama Mbak Wali Bangun Kesadaran Warga Jaga Sungai Lewat Aksi Bersih Sungai Kedak

DLHKP Kota Kediri Bersama Mbak Wali Bangun Kesadaran Warga Jaga Sungai Lewat Aksi Bersih Sungai Kedak.(burhan/memo)

Selain aksi bersih sungai, berbagai bantuan berupa benih ikan dan bibit pohon juga disalurkan sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan.

Baca Juga :Kuota 270 Siswa Sekolah Rakyat Jombang Terpenuhi, Pembangunan Gedung Capai 58 Persen, Target Rampung 27 Juni 2026

Seluruh sampah hasil kerja bakti diangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) setelah terlebih dahulu dilakukan penimbangan sebagai bagian dari pendataan volume sampah yang berhasil diangkat dari sungai.

Read More

DLHKP juga bekerja sama dengan Universitas Nusantara PGRI Kediri melakukan penelitian terhadap enam sungai selama sekitar sepuluh hari menggunakan pendekatan biotilik serta analisis fisika dan kimia kualitas air.

Hasil penelitian menunjukkan seluruh sungai mengalami pencemaran yang didominasi limbah domestik dengan tingkat pencemaran sedang hingga berat.

Namun demikian, Sungai Kedak masih memiliki kemampuan pemurnian alami (self purification) yang relatif baik sehingga dinilai masih memiliki peluang besar untuk dipulihkan apabila mendapat perhatian bersama.

“Ekspedisi ini bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi menjadi rekam medis bagi urat nadi kehidupan kota. Sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi gerakan moral bersama, jembatan dari empati menuju aksi nyata demi masa depan lingkungan dan generasi muda,” ujar Indun.

Ia menambahkan, hasil penelitian tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah strategis dalam memperbaiki kualitas air di enam sungai yang telah diteliti.

“Kita tidak perlu selalu memulai dari langkah besar. Cukup dimulai dari langkah kecil yang bisa diwujudkan menjadi kenyataan, seperti tidak membuang sampah ke sungai,” tambahnya.

Semangat menjaga lingkungan juga dirasakan para relawan. Salah satunya, Eky Ayu Wirasti, mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :KONI Kabupaten Kediri Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

“Alhamdulillah bisa ikut membantu warga membersihkan area sekitar Sungai Kedak. Kegiatannya seru, semua kompak. Harapan saya masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan lingkungan sehingga sungai tetap bersih dan sehat,” katanya.

Melalui Kediri River Expedition, Pemerintah Kota Kediri berharap kepedulian terhadap sungai tidak berhenti pada peringatan Hari Lingkungan Hidup semata, tetapi berkembang menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, sungai yang sehat bukan hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga warisan berharga bagi generasi yang akan datang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *