“Kami ingin sekolah negeri juga punya kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat,” katanya.
Lisdyarita juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah favorit. Menurutnya, seluruh sekolah memiliki peluang yang sama untuk menghasilkan lulusan berkualitas, terlebih jika didukung lingkungan belajar yang nyaman dan mudah dijangkau.
“Semua sekolah punya potensi. Jangan sampai siswa hanya menumpuk di sekolah tertentu,” tegasnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Ponorogo mencatat terdapat empat SD negeri yang tidak mendapatkan murid baru pada SPMB 2026/2027.
Keempatnya yakni SDN Nailan, SDN Setono, SDN 3 Pomahan, dan SDN 4 Tempuran. Kondisi tersebut kini menjadi perhatian Pemkab Ponorogo sebagai bahan evaluasi untuk menata kembali pemerataan pendidikan dasar di Bumi Reog.



















