BPK Jatim Bersihkan Cat Vandalisme di Kereta Mbah Gleyor Kediri

Petugas dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur bersihkan cat di roda mbah Gleyor akibat vandalisme di Rabu siang.
Petugas dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur bersihkan cat di roda mbah Gleyor akibat vandalisme di Rabu siang.(foto: bakti wijayanto)

“Setelah ini hasil kegiatan kami laporkan ke BPK Jatim sekaligus menjadi rekomendasi kepada Disparbud Kabupaten Kediri untuk kebutuhan perawatan Mbah Gleyor,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) Gus Barok mengapresiasi langkah BPK Jawa Timur yang melakukan observasi sekaligus membersihkan cat pada bagian roda dan papan luar kereta.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keberadaan benda bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan budaya Kabupaten Kediri.

Read More

“Kita berharap setelah kondisi Mbah Gleyor kembali bersih, tidak ada lagi tangan jahil. Kereta ini bersejarah, berusia ratusan tahun, dan memiliki sejarah besar bagi Kabupaten Kediri,” katanya.

Gus Barok menambahkan, Kereta Mbah Gleyor memiliki bentuk menyerupai kendaraan amfibi karena dapat digunakan di darat maupun di air. Kereta tersebut diperkirakan telah dioperasikan sejak akhir abad ke-18.

Baca juga:Ketua RT Diberhentikan, Warga Desa Duwet Kediri Bentangkan Spanduk Kritik dan Minta Kejelasan

“Kereta ini memiliki bentuk amfibi sehingga bisa digunakan di darat dan air. Kereta ini dioperasikan sejak akhir abad ke-18,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *