“Sopirnya cerita kalau Mas Suryono sudah dibangunkan. Tapi karena baru bangun tidur di tengah kepanikan dan kondisi gelap, kemungkinan belum fokus sepenuhnya sehingga terpisah saat menyelamatkan diri,” terang Ari.
Sudah sembilan hari sejak kapal tenggelam pada Minggu (13/9/2026), keberadaan Suryono masih belum menemui titik terang. Pihak keluarga hanya bisa menunggu kabar dari Basarnas dan terus berdoa untuk keselamatan korban.
“Kami tetap berharap ada keajaiban dan beliau ditemukan selamat. Namun jika takdir berkata lain, kami berharap jasadnya bisa ditemukan agar bisa dirawat dan dimakamkan dengan layak,” harapnya.
Baca juga:BPN Jombang Digugat ke PTUN Surabaya Terkait Dugaan Sertifikat Ganda Lahan Warisan di Banjardowo
Selain Suryono, ada satu lagi warga Jombang yang menjadi korban hilang dalam insiden kapal tenggelam tersebut. Korban bernama Gondham Prakoso (32), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, yang bertugas sebagai Second Officer (Mualim II) di KM Virgo Transport 8.



















