Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia menyebut Buyarnya kemenangan di menit akhir sebagai pelajaran amat pahit bagi anak asuhnya.
“Pertama tentu kecewa. Ini pengalaman pahit bagi kita dan saya memohon maaf kepada suporter karena belum bisa memberikan kemenangan. Problem utama ada pada konsentrasi di menit akhir. Apa pun hasilnya, ini menjadi tanggung jawab saya dan tim harus segera bangkit,” tegas Bima Sakti, Minggu (25/10/2026).
Sementara itu, Pelatih De Red FC, Aji Santoso, bersyukur atas raihan satu poin berharga dari markas Laskar Joko Tingkir. Ia memuji daya juang para pemainnya yang mampu dua kali mengejar ketertinggalan.
Baca juga:Dipicu Persoalan Cincin Pertunangan, Pria di Kalitengah Lamongan Ditusuk Hingga Kritis
“Tentu kami bersyukur bisa meraih poin sesuai target. Para pemain menunjukkan pantang menyerah meski dua kali tertinggal. Gol Keven sangat luar biasa, tembakannya memiliki power dan mengarah tepat ke sudut yang sulit dijangkau,” puji Aji Santoso.



















