Terima Aduan, BPPH Pemuda Pancasila Pertanyakan SOP Pemutusan Jaringan Listrik oleh PLN Kediri

Terima Aduan, BPPH Pemuda Pancasila Pertanyakan SOP Pemutusan Jaringan Listrik oleh PLN Kediri

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kediri mempertanyakan kredibilitas Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal itu lantaran BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri menerima aduan pelanggan yang mengalami pemutusan jaringan listrik oleh petugas yang mengaku dari PLN.

Ketua BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri, Dr. Samsul Munir mengaku curiga dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pemutusan jaringan listrik PLN.

Read More

“Kami menduga ada maladministrasi terkait pemutusan jaringan listrik oleh PLN,” ujar Samsul Munir.

Ia menjelaskan, BPPH PP Kabupaten Kediri menerima aduan dari warga Dusun Wonorejo Desa Semanding Kecamatan Pagu yang jaringan listrik di rumahnya diputus.

Berdasarkan laporan yang diterima BPPH PP, petugas yang mengaku dari PLN mendatangi rumah Sarwani dan menjelaskan terjadinya dugaan pelanggaran.

Laykanya orang pedesaan yang lugu, Sarwani tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah ketika jaringan listrik di rumahnya diputus.

Ia juga tidak mengerti pelanggaran apa yang sudah ia lakukan hingga mengakibatkan sanksi pemutusan jaringan listrik di rumahnya.

Belakangan, salah satu anak Sarwani mendatangi BPPH PP dan menceritakan peristiwa yang dialami keluarganya.

“Setelah kami mendengar cerita dari salah satu anak Sarwani, kami langsung berdiskusi dan mencurigai adanya maladministrasi,” papar Samsul Munir.

BPPH PP lantas melakukan upaya hingga pada Rabu (27/12/2023) pihak PLN Area Kediri menjadwalkan untuk audiensi.

Dalam forum itu, pihak PLN bersikukuh telah melakukan mekanisme pemutusan jaringan listrik sesuai prosedur dan ketentuan berlaku.

Namun, Samsul Munir juga menjelaskan adanya dugaan maladministrasi yang banyak sekali ia temukan di lapantan oleh oknum mengatasnamakan PLN.

Ia juga berjanji akan terus menggali fakta di lapangan karena selama ini ia seringkali menerima aduan terkait ulah oknum yang mengaku dari PLN.

“Kami akan kembali meminta audiensi dengan PLN Area Kediri untuk meminta kejelasan atas aduan yang kami terima dari masyarakat,” pungkas pria yang akrab disapa Gus Munir itu.

Reporter : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *