Jombang, SEJAHTERA.CO – Makanan tambahan bantuan stunting di Kabupaten Jombang dikeluhkan masyarakat. Bantuan makanan tambahan yang diberikan pada anak dan ibu hamil (bumil) tu sebagian terdapat ulat.
Kejadiannya di acara kegiatan pos pemulihan gizi (PPG) Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Ulat itu ditemukan di dalam sayur sop yang diduga diberikan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Jombang, Senin (13/11).
Dalam foto yang beredar di media sosial nampak ulat berada di dalam sayur sop yang dibungkus plastik.
Kades Madiopuro, Sumobito, Suwito Hadi mengaku, dari delapan warga penerima bantuan stunting yang mengikuti PPG di Kecamatan Sumobito, terdapat dua warganya yang menerima makanan tambahan tidak layak.
“Bantuannya saya tolak semua, saya kembalikan, karena makanannya tidak layak untuk dikonsumsi,” ujarnya, Senin (13/11).
Dari delapan warga Desa Madiopuro yang balitanya menderita stunting, semuanya menerima makanan berulat dan tidak layak konsumsi.
“Yang stunting di desa saya ada delapan lalu dua warga yang makanannya sempat dibuang karena tidak layak dimakan. Kemudian yang enam saya kembalikan ke Puskesmas,” tandas Suwito.



















