Kediri, SEJAHTERA.CO – Kendaraan berat, Dump Truk nopol S 8582 NF menabrak Kereta Api 58 Brawijaya jurusan Gambir – Malang di perlintasan kereta api Dusun Tawangsari, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (29/10/2023).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sopir dan kernet dump truk harus dilarikan ke RS Aura Syifa untuk mendapatkan perawatan.
Berdasarkan olah TKP petugas kepolisian, korban diketahui bernama Eko Wahyudin (27) dan Hari Purnomo (36), keduanya asal Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Kapolsek Ngasem, Iptu Ardian Wahyudi mengatakan, anggota menerima laporan adanya kecelakaan melibatkan dump truk bernopol S 8582 NF dengan Kereta Api 58 Brawijaya jurusan Gambir-Malang.
Awalnya, kereta api tersebut melaju dari arah utara menuju selatan tertabrak dump truk di Perlintasan Kereta Api terletak di Dusun Tawangsari, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem.
“Saat itu pelapor langsung menuju lokasi kecelakaan dan menemui sopir dan kernet dalam keadaan masih sadar,” katanya.
Menurut Iptu Ardian, pelapor juga mengamankan barang korban dan melakukan pengecekan posisi dump truk yang terseret ke arah selatan dengan jarak sekitar 500 meter. Truk terseret dari KM 189+322 sampai dengan 188+8/9 atau berhenti di kilometer 188+8/9.
Dalam peristiwa tersebut, dump truk dalam keadaan masih menempel di lokomotif sehingga dilakukan pemotongan oleh pihak PT KAI.
“Lokomotif itu kemudian bergerak ke Stasiun Kediri dan rangkaian gerbong Kereta Api di bawa ke Stasiun Susuhan Gampengrejo,” bebernya.
Ardian memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban Eko Wahyudin mengalami luka sobek berdarah pada kepala bagian depan dan tangan sebelah kiri. Sedangkan, Hari Purnomo mengalami luka berdarah pada kepala bagian depan.
Dari hasil penyelidikan, pada saat kejadian kernet truk, Eko sedang mengemudikan kendaraan berat itu, karena sopir asli, Hari Purnomo mengantuk dan istirahat duduk di sebelahnya.
Selanjutnya, kedua korban langsung dibawa ke RS Aura Syifa Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem untuk mendapatkan perawatan.
“Untuk kerugian materiil dari PT KAI belum ditentukan dan kondisi dump truk mengalami rusak parah,” ungkap Kapolsek Ngasem.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















