Merinding ! Saat Ular King Cobra Sepanjang 2,5 Meter Intai Rumah Warga di Trenggalek

Merinding ! Saat Ular King Cobra Sepanjang 2,5 Meter Intai Rumah Warga di Trenggalek
Petugas saat melakukan evakuasi (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Seekor ular king cobra dilaporkan hendak masuk ke rumah warga di Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :Sebanyak 91 Pendaftar CPNS di Lingkup Pemkab Blitar Gagal Administrasi

Ular king cobra yang terkenal memiliki bisa mematikan itu diduga tengah mengintai rumah tersebut untuk memburu mangsa.

Read More

“Tadi malam kami ada evakuasi ulang king cobra yang hendak masuk ke dalam rumah warga di Margomulyo,” kata Kepala Seksi Bidang Pencegahan Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Burhanuddin, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga :Meski Cedera, Eko Febrianto Pesilat Asal Jombang Sabet Medali Perak di PON 2024

Beruntung kehadiran ‘tamu tak diundang’ itu diketahui lebih awal oleh pemilik rumah sehingga meminimalisir risiko. Sebab ular king cobra yang diketahui memiliki ukuran 2,5 meter itu ditemukan ada di pagar depan rumah.

“Kehadiran ular king cobra itu diketahui saat pemilik rumah hendak menutup pagar, sekitar pukul 21.30 WIB,” imbuhnya.

Sontak kehadiran hewan melata mematikan itu membuat merinding siapa-pun yang melihat. Terlebih jika mengingat adanya peristiwa serangan king cobra peliharaan terhadap pawang ular di Trenggalek hingga meninggal dunia.

Baca Juga :Puluhan Peserta K3I Regional Jatim, Tumplek Blek di Kopdar 28 Kebonrojo Camp Malang

Suasana hangat pada malam itu berubah mencekam hingga akhirnya situasi kembali mereda setelah ular itu berhasil dievakuasi oleh tim pemadam kebakaran Trenggalek. Evakuasi itu dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dari Pos Watulimo.

“Begitu pemilik rumah mengetahui ada king cobra langsung melaporkan ke kami dan saat itu juga kami lakukan evakuasi. Saat ini ular itu dievakuasi ke Pos WKM Watulimo,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada serta tidak melakukan evakuasi mandiri terhadap hewan liar berbahaya yang kedapatan masuk dalam rumah.

Baca Juga :Tempat Produksi Oleh-oleh Khas Trenggalek Terbakar, Pemilik Merugi Rp 125 Juta

Hal itu untuk mengurangi risiko fatalitas. “Lebih baik meminta bantuan petugas yang sudah memiliki kompetensi dan ditunjang dengan sarana dan prasarana memadai,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *