Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Gudang dan dapur sebuah toko produsen oleh-oleh khas di Kabupaten Trenggalek mengalami kebakaran. Akibat peristiwa itu, pengelola produsen jajanan khas Trenggalek itu merugi hingga Rp 125 juta. Sebab selain toko, sebuah mobil jenis minibus juga hangus terbakar.
Mustaji, pemilik toko produsen jajanan khas yang terbakar itu bercerita, kebakaran itu berawal dari api yang bersumber dari dapur produksi. Saat kejadian, dia berada di toko dan baru menyadari terjadi kebakaran setelah api membesar, setinggi lebih dari satu meter. Kejadian itu langsung dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
“Saya sedang dalam toko dan baru menyadari terjadi kebakaran setelah api membesar,” kata Mustaji, Rabu (18/9/2024).
Kebakaran itu terjadi pada Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 14.45 WIB, setelah seluruh pekerja meninggalkan lokasi penggorengan sekitar pukul 13.00 WIB. Dia menduga kebakaran itu berasal dari tungku yang belum padam sepenuhnya dan menjalar hingga mengakibatkan kebakaran.
Baca Juga :Tujuh Bulan Beraksi, Pengedar Jual 1 Kg Sabu, Diduga Dikendalikan dari Napi Lapas Magetan
Dia menambahkan, kebakaran itu menghanguskan seluruh isi gudang produksi makanan, termasuk beberapa mesin produksi. Selain itu sebuah mobil minibus tak luput dari amukan si jago merah. Mobil itu mengalami kerusakan pada bagian depan.
“Mesin-mesin produksi dan semua barang di gudang tak ada yang tersisa,” tambahnya.
Sementara Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo menjelaskan, butuh waktu lebih dari 2 jam untuk memadamkan api di rumah produksi jajanan yang ada di RT 33/RW 14, Dusun Kranding, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.



















