Legislatif Instruksikan Ditunda, Pelemik Tarikan Rp 1,6 Juta di SMPN 1 Ponorogo

Legislatif Instruksikan Ditunda, Pelemik Tarikan Rp 1,6 Juta di SMPN 1 Ponorogo

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kalangan legislatif Kabupaten Ponorogo ikut memberikan tanggapan terkait tarikan yang dilakukan oleh SMPN 1 Ponorogo kepada wali murid dengan nominal Rp 1,6 juta untuk pembelian alat band, komputer baru serta mobil baru.

Seperti diungkapkan Dwi Agus Prayitno, Wakil Ketua DPRD Ponorogo. Menurutnya tarikan sebesar Rp 1,6 Juta oleh SMPN 1 Ponorogo, akan lebih baik jika pihak sekolah menunda pembelian sejumlah barang tersebut. Hal ini mengingat tingkat urgensinya belum sepenuhnya penting dilakukan.

“Kalau bisa dipending tentu akan lebih bagus, apalagi ini bersifat sumbangan kepada wali murid,” ungkap Dwi Agus, Minggu (1/10/2023).

Read More

Kang Wi, sapaan Dwi Agus Prayitno, menambahkan, meskipun dalam surat edaran tersebut merupakan produk kesepakatan bersama namun akan lebih baik jika adanya efisiensi.

Seperti halnya, mobil jika memang masih layak tidak perlu harus pengadaan ulang. Apalagi dalam surat edaran tersebut harga mobil mencapai Rp 200 juta lebih.

“Termasuk alat band, itu yang menggunakan hanya yang masuk dalam ekstra bagaimana yang tidak ikut. Itu yang harus dipertimbangkan ulang,” urainya.

Sedangkan untuk komputer, sekolah seharusnya melakukan pengadaan dengan meminta bantuan kepada Dindik atau yang lainnya. Hal itu akan lebih efisien jika dibandingkan dengan harus melakukan penarikan kepada wali murid.

“Wali murid mungkin keberatan karena angka yang terlalu tinggi, tapi karena kesepakatan akhirnya mau tidak mau menyetujui,” paparnya.

Dia menilai, sekolah seharusnya bisa memilah mana yang memang fasilitas bisa dimanfaatkan oleh seluruh siswa.

Pun, ia saat ini juga masih akan melihat perkembangan kedepannya. Jika memang diperlukan pihaknya siap akan melakukan pemanggilan dari sekolah dan Dindik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *