Kediri, SEJAHTERA.CO – Memasuki bulan kedua Triwulan III 2024, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kediri Raya menunjukkan hasil yang memuaskan.
Baca Juga :Terekam CCTV, Dompet Keluarga Pasien RSUD Jombang Amblas Digasak Maling
Hal ini disampaikan oleh Kepala KPPN Kediri Moch. Izma Nur Choironi.
Capaian APBN di Kediri Raya tercatat surplus meski penerimaan mengalami penurunan sebesar 14,47 persen. KPPN Kediri mencatat hingga akhir bulan Agustus masih mencatat surplus sebesar Rp10.242,13 miliar.
“Hingga 31 Agustus 2024, total penerimaan negara di Kediri Raya tercatat sebesar Rp 16.479,21 miliar,” ujar Moch. Izma Nur Choironi.
Baca Juga :Cegah Stunting, Kodim 0808 Blitar Gelar Baksos Manunggal KB Kesehatan
Penerimaan tersebut terdiri dari perpajakan sebesar Rp16.107,4 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp371,83 miliar.
Menelusuri lebih rinci dari sektor pendapatan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kediri, yang mengelola wilayah Kota Kediri, berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp310,15 miliar, atau 63,93 persen dari target tahunan yang telah dinaikkan menjadi Rp 485,12 miliar.
Penerimaan yang dibukukan oleh KPP Pratama Kediri ini tumbuh 25,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan sektor Jasa Keuangan dan Asuransi menyumbang 32,69 persen.



















