Malang, SEJAHTERA.CO – Jelang angkutan Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyelenggarakan kegiatan bersih lintas dengan melakukan sterilisasi di sepanjang jalur kereta api dari Stasiun Malang sampai dengan Stasiun Pakisaji.
Baca Juga :Pj Bupati Jombang Imbau Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan Pasca-insiden Warga Hanyut
Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengembalikan seperti semula area jalur KA dari aktifitas warga maupun sampah dan benda yang berada di kanan-kiri rel KA.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa saat ini KAI Daop 8 Surabaya melaksanakan kegiatan gotong royong kerja bakti bersama warga untuk pembersihan di sepenjang jalur rel KA dari sampah/benda yang dapat menimbulkan potensi gangguan keselamatan perjalanan KA.
Baca Juga :Waspada, Ada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Trenggalek
Dijelaskan bahwa akibat adanya sampah, puing atau brangkal di sepanjang jalur KA ini menimbulkan dampak buruk bagi kondisi prasarana seperti beceknya tubuh baan atau tanah yang melandasi rel kereta api, menyebabkan tersumbatnya saluran air akibat adanya tumpukan sampah, mengakibatkan Track Quality Index (TQI) atau nilai dari hasil pengukuran menjadi jelek, dan dapat mempengaruhi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
“Kegiatan bersih lintas jalur KA ini juga diselenggarakan guna mengantisipasi gangguan Kamtib (Keamanan dan Ketertiban), antisipasi temperan, dan tentunya diharapkan dapat meningkatkan keindahan maupun kebersihan Kota Malang,” jelasnya, Senin (9/12/2024).
Baca Juga :Amankan Elang Bido Sakit usai Tarung, Hari ini Diserahkan ke BKSDA Kediri
Luqman Arif dalam kesempatan ini juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah dan menaruh atau meletakan barang apapun di jalur KA, serta berharap dapat ikut menjaga kebersihan, kerapihan, serta ketertiban lingkungan untuk menghindari adanya gangguan keselamatan perjalanan kereta api.
Luqman Arif menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat bahwa akan dilakukan pembersihan lintas tersebut, dan agar memindahkan benda yang ada di sekitar jalur rel serta membuang sampah pada tempatnya.



















