Insiden Pelajar Jatuh Dari Wahana 360° Pendulum Jatim Park 1, Polres Batu Bakal Libatkan Tim Ahli

Insiden Pelajar Jatuh Dari Wahana 360° Pendulum Jatim Park 1, Polres Batu Bakal Libatkan Tim Ahli
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.(Arief/memo)

Batu, SEJAHTERA.CO – Polisi masih mendalami insiden pengunjung jatuh dari wahana 360° Pendulum Jatim Park 1 Kota Batu. Beberapa saksi telah diperiksa, termasuk akan melibatkan saksi ahli untuk memastikan terkait hasil pengecekan wahana 360° Pendulum tersebut.

Baca Juga :Pelunasan BPIH CJH Tulungagung Diperpanjang, Ini Penjelasan Kemenag Tulungagung

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, sampai saat ini pihak penyidik terus melakukan pemeriksaan dan terakhir ada 6 saksi yang diperiksa,dalam waktu dekat kita juga akan melibatkan keterangan dari tim ahli juga.

Read More

“Tim ahli harus kami libatkan. Dalam kapasitas ini yang terlibat dalam pemeliharaan wahana dan tentu kami kedepankan dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Tapi kami melihat dulu apakah Dinas Pariwisata memiliki kapasitas sebagai ahli atau tidak,” terang Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, Senin (21/4/2025).

Kapolres Batu juga menyampaikan, Satreskrim Polres Batu telah melakukan beberapa langkah pendalaman kasus mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penghentian operasional wahana 360° Pendulum hingga memeriksa 6 saksi dalam insiden tersebut.

Baca Juga :Dump Truk Besar Marak, KTNR Datangi Kantor DPRD Nganjuk dan Tuntut Penertiban

Total 6 saksi yang telah diperiksa itu antara lain, korban RPD (13), kapten dan operator wahana 360° Pendulum, tim medis yang memberikan pertolongan pertama kepada korban hingga manajemen pengelola wisata Jatim Park.

“Proses sidik itu sendiri, memang secara estafet sudah kita lakukan pemeriksaan dan terakhir sudah masuk ke saya 6 orang. Namun, tentu saya minta ada yang perlu diperdalam lagi, ditambah untuk memperkuat apakah unsur ke alpaan itu benar-benar terjadi,” terang Andi.

“Jadi deliknya ada mens rea di dalamnya, seperti apa, apa betul-betul tidak sengaja atau ketidaksengajaan itu bukan hanya dari faktor petugas, tapi juga dari faktor lain. Ini juga yang sedang kita koordinasikan dengan Dinas Pariwisata yang sebelumnya sudah melakukan visit quality control,” sambungnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *