Selidiki Dua Kasus Keracunan, Polres Blitar Gandeng Dinkes dan Polda Jawa Timur

Selidiki Dua Kasus Keracunan, Polres Blitar Gandeng Dinkes dan Polda Jawa Timur
Kepolisian saat meminta keterangan sejumlah saksi pasca peristiwa keracunan di Posyandu Lansia, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Dua peristiwa keracunan masal yang menggegerkan Kabupaten Blitar menjadi atensi polisi. Korps Bhayangkara pun bakal menyelidiki menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti keracunan itu.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi. Dia mengakui hanya berselang dua hari peristiwa keracunan yang rata-rata para korbannya adalah para lanjut usia atau lansia.

“Untuk di Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto sudah lebih dulu ditangani dengan mengirimkan sampel makanan bakso ke lab. Begitu juga di Selorejo, juga sudah diambil barang bukti untuk diselidiki,” katanya, Selasa (13/5/2025).

Read More

Putut mengakui, peristiwa yang paling menggegerkan adalah di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo. Ini karena para korbannya dalam jumlah banyak.

Baca Juga :Baru Dilantik, Perdana Menteri Australia Antony Albanese Langsung Temui Prabowo Subianto

Ada 57 warga yang memang para lanjut usia. Sementara lokasi dan kegiatannya adalah Posyandu Lansia yang memang seharusnya diharapkan bisa membuat sehat dan bugar.

Tetapi apa kata, ternyata ada insiden yang membuat para lansia harus mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tim medis. “Iya, memang kejadiannya usai mengikuti kegiatan Posyandu Lansia,” katanya.

Saat ini, polisi tengah koordinasi dengan pihak terkait. Di antaranya di tingkat Pemkab Blitar sinergi dengan dinas Kesehatan. Selain itu juga ke Polda Jawa Timur.

Ini untuk mengetahui secara pasti penyebab pasti keracunan. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Untuk keracunan di Wonotirto, di antaranya selain korban juga yang punya hajatan.

Baca Juga :Jelang Kurban, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Terjunkan Ratusan Petugas Pemeriksa

Sementara di Selorejo, panitia posyandu hingga yang bertugas masak. “Apakah memang karena kolak kacang hijau atau lainnya, makanya diteliti lebih lanjut,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Blitar ada dua peristiwa keracunan. Kali pertama acara Yasinan di Dusun Sembon, Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Sebanyak 18 jamaahnya mual-mual usai menyantap menu masakan yang disajikan. Peristiwa keracunan itu terjadi pada Sabtu (10/5/2025), sekitar pukul 20.00.

Sementara peristiwa baru dilaporkan pada Minggu (11/5/2025). Lokasi kejadian di rumah SJ (63) warga Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Baca Juga :Tersengat Listrik saat Pasang Tiang WiFi di Gedang Sewu Pare, Satu Orang Opname

Kejadian berawal ketik SJ pada Kamis malam (8/5/2025) sekitar pukul 18.30 menggelar agenda Yasinan. Agenda membaca surat dalam Alquran itu diikuti puluhan jamaah yang juga warga atau tetangga SJ.

Nah, usai pembacaan Yasin, keluarga SJ menghidangkan sejumlah menu. Di antaranya makanan ringan berupa pisang goreng, roti, teh buatan sendiri. Sementara menu terakhir, adalah bakso keliling yang dipesan kepada ASM.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *