Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kabar duka datang dari tanah suci, salah satu jamaah haji asal Ponorogo meninggal dunia, pada Senin (16/6/2025) pagi. Jamaah tersebut yakni H. Setyo Budi Mangun Dimun, warga Dukuh Kalipucang RT 02 RW 05, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo.
Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo, Moh. Nurul Huda mengatakan, yang bersangkutan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS King Abdullah, Mekkah pada jam 02.30 waktu setempat.
“Innalillahi Wa Inna ilaihi raji’un, satu jamaah asal Ponorogo atas nama H. Setyo Budi Mangun Dimun meninggal dunia di tanah suci pukul 02.30 waktu setempat,” ungkap Nurul Huda saat diwawancarai koranmemo.com.
Baca Juga :Permukiman Kelurahan Mastrip Nganjuk Terendam Banjir, Warga Tuntut Perhatian Pemerintah
Huda mengatakan jika sebelum meninggal dunia almarhum sempat mengalami kejang kejang dan menderita dehidrasi serta diare. Saat menjalani perawatan di RS King Abdullah almarhum sempat membaik dan diperbolehkan pulang ke hotel.
“Beliau punya riwayat jantung, kejang-kejang, dehidrasi, diare, sudah dinyatakan bagus dan baik kemudian dibawa pulang dari rumah sakit King Abdullah Makkah, dibawa pulang ke hotel diperjalanan ternyata dipanggil Allah SWT,” jelas Huda.
uda mengakui jika almarhum tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 53 dan termasuk jamaah kategori resiko tinggi (risti) mengingat usia 64 tahun. Namun, menurutnya almarhum sebelum berangkat sudah dinyatakan istitoah atau memenuhi syarat.
“Masuk Risti. Dalam kondisi baik waktu berangkat, yang menentukan Dinas Kesehatan. Maka kami Kemenag wajib memberangkatkan,” ujarnya.



















