Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebanyak belasan petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari Tulungagung siap diberangkatkan pada musim haji 2024.
Belasan petugas tersebut berangkat haji secara gratis lantaran mendapat tugas negara.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung, Suryani mengatakan, berdasarkan SK Dirjen PHU Kemenag, setiap tahunnya harus ada petugas PPIH dan TKHI yang diberangkatkan oleh setiap daerah untuk bertugas pada masing-masing kloter haji.
Diketahui, berdasarkan SK tersebut, setidaknya terdapat 15 PPIH dan TKHI yang akan ditempatkan pada setiap kloter di Tulungagung dan berangkat haji tahun ini.
Petugasnya sendiri juga sudah terbentuk melalui SK tersebut, dimana 15 petugas tersebut semuanya baru pertama kali ini berangkat ke tanah suci.
“Jadi memang sudah keluar SKnya, dan petugasnya siapa saja semuanya sudah tertera pada SK tersebut. Mereka belum pernah berangkat ke tanah suci,” kata Suryani, Senin (27/5/2024).
Berdasarkan SK tersebut, ungkap Suryani, 15 petugas PPIH dan TKHI itu terdiri dari 6 orang PPIH dari Kemenag Tulungagung, dan sisanya 9 orang yakni berasal dari tenaga kesehatan yakni Dinkes Tulungagung. Lalu, dari 9 tenaga kesehatan tersebut nantinya akan disediakan 1 dokter dan 2 perawat di setiap kloternya.
Menurut Suryani, secara aturan 15 petugas tersebut berangkat haji secara gratis lantaran hal itu dianggap tugas negara oleh pemerintah pusat, sehingga biaya ditanggung kementerian. Hanya saja, petugas tersebut baru bisa ditunjuk atau diajukan lagi sebagai PPIH atau TKHI selama tiga atau empat tahun sekali.



















