Mojokerto, SEJAHTERA.CO – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Rabu (14/1/2026) pagi, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT).
Baca juga:Bupati Mojokerto Tinjau Banjir Banyulegi, Pastikan Penanganan Darurat Optimal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Barra menekankan pentingnya integritas, percepatan kinerja, serta pelayanan publik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tiga pejabat yang dilantik masing-masing menempati jabatan baru. Yuni Laili Faizah, sebelumnya Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda, kini dipercaya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Amsar Azhari Siregar, yang sebelumnya menjabat Camat Pungging, kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Sementara Nalurita Priswiandini, sebelumnya Camat Puri, dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sesuai ketentuan perundang-undangan. Proses seleksi dilakukan melalui aplikasi Integrated Mutasi (I-Mut) dan ASN Karier BKN, serta telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara.
Gus Barra menegaskan, pengisian jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan profesional.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah. Saya minta setelah dilantik langsung bekerja, bergerak cepat, dan hasilnya harus dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Jauhi praktik menyimpang. Tidak boleh ada korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kelola anggaran dengan benar, efektif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Secara khusus, Bupati memberikan arahan kepada masing-masing pejabat. Kepala Dinas Pendidikan diminta memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Tugas Saudara memastikan anak-anak kita mendapat akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas,” ucapnya.
Kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, ia mendorong penguatan budaya literasi.
“Perpustakaan jangan hanya menjadi tempat menyimpan buku. Jadikan sebagai ruang publik yang hidup, ramah anak, dan mendorong minat baca,” tuturnya.
Sementara kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bupati menekankan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan tepat sasaran.
“Bangun infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Jaga kualitas pekerjaan, tepat waktu, dan pastikan manfaatnya dirasakan warga,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga menegaskan seluruh proses seleksi jabatan dilakukan secara objektif tanpa pungutan.
“Jika ada yang mengatasnamakan saya atau pejabat lain untuk meminta sesuatu, itu melanggar hukum. Laporkan, akan kami tindak,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja optimal dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga:Bupati Mojokerto Tinjau Rumah Warga Terdampak Puting Beliung di Puloniti
“Mari kita bekerja bersama, memperbaiki pelayanan, dan membawa Kabupaten Mojokerto semakin maju,” pungkasnya.


















