Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Menjelang pertengahan tahun 2024, Pemkab Tulungagung mendapat tambahan alokasi pupuk subsidi. Dengan adanya tambahan ini, diharapkan ketersediaan pupuk subsidi bertahan sampai masa tanam (MT) ketiga.

 

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung, Suyanto mengatakan, sudah menerima surat dari Kementan nomor 1 tahun 2024 tentang penetapan alokasi pupuk subsidi. Surat tersebut juga sudah dibuatkan terusan yakni SK Bupati ke 2 tentang alokasi pupuk subsidi.

Read More

Berdasarkan SK Bupati ke 2 itu, diketahui jika alokasi pupuk subsidi untuk para petani di seluruh Kabupaten Tulungagung sudah mendapat tambahan dari alokasi pupuk subsidi pada awal tahun 2024. Pasalnya saat itu, alokasi pupuk subsidi hanya setengahnya dari total kebutuhan para petani.

 

“Pada awal tahun 2024 kemarin, alokasi untuk pupuk urea hanya 50 persen dari total kebutuhan petani, sedangkan untuk NPKnya justru cuma 30 persen saja,” kata Mulyanto, Rabu (29/5/2024).

Berdasarkan hal itu, ungkap Mulyanto, pada MT 1 di awal tahun 2024, petani di Tulungagung hanya mendapat jatah sebanyak 14 ribu ton untuk urea dan 9 ribu ton untuk NPK. Namun dengan keluarnya SK yang baru, ada tambahan urea sebanyak 10 ribu ton lebih dan NPK sebanyak 11 ribu ton lebih.

Menurut Suyanto, dengan adanya tambahan alokasi pupuk subsidi tersebut, berarti total keseluruhan alokasi pupuk subsidi untuk urea menjadi 25 ribu ton dan NPKnya menjadi 21 ribu ton. Pihaknya optimis jika alokasi yang tersedia saat ini mampu mencukupi kebutuhan petani sampai dengan MT 3 nanti.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *