JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Seorang pedagang warga Dusun Canggu, Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang berinisial MN (63) menjadi korban aksi pembegalan sadis saat perjalanan pulang dari berbelanja di Pasar Ploso pada Sabtu (5/9/2026) dini hari. Akibat penganiayaan tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD Ploso.
Peristiwa pengadangan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di koridor Jalan Desa Jatibanjar menuju Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh. Saat kejadian, korban tengah memboncengkan istrinya, N, usai membeli bahan kebutuhan dagangan untuk lapak di rumah mereka.
Anak korban, H, menuturkan bahwa insiden bermula saat kedua orang tuanya memperlambat laju sepeda motor dan menyalakan lampu sein karena hendak berbelok menuju arah Dusun Canggu. Secara mendadak, seorang pria tak dikenal muncul dari area persawahan dan langsung melayangkan pukulan secara brutal.
“Saat mau berbelok, bapak mengerem dan menyalakan lampu sein. Tiba-tiba ada orang keluar dari semak-semak sawah dan langsung memukul bapak saya,” ungkap H saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).
Pelaku yang diduga membawa kayu dan senjata tajam itu memukul tangan korban hingga tumpangan sepeda motor tersebut roboh. Meski korban sudah tergeletak di tanah, pelaku tetap secara bertubi-tubi menganiaya MN.
Sang istri, N, yang berusaha melindungi suaminya dengan cara memeluk, juga tak luput dari sabetan senjata pelaku hingga jari tangannya mengalami luka robek dan harus mendapatkan jahitan medis.



















