Kekeringan Meluas, BPBD Kabupaten Ponorogo Catat Ratusan KK Terdampak

Kekeringan Meluas, BPBD Kabupaten Ponorogo Catat Ratusan KK Terdampak
BPBD Kabupaten Ponorogo saat melakukan droping air di wilayah Dukuh Jenggring. (sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Jumlah wilayah yang mengalami kekeringan di Ponorogo kian bertambah. Tercatat dari data BPBD setempat, jumlah yang mengalami kekeringan menjadi enam wilayah perdukuhan dari lima desa di Bumi Reyog.

Baca Juga : Terkait Unggahan Akun Facebook, Kadisdikbud Kabupaten Jombang Lapor ke Polda Jatim

Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun mengatakan jika tiga wilayah yang sebelumnya mengalami kekeringan yakni di Desa Wates dan Desa Duri Kecamatan Slahung. Sedangkan tiga wilayah tambahan yang kekeringan yakni Desa Sidoharjo dan Desa Krangpatihan Kecamatan Slahung.

Read More

“Rinciannya Desa Wates ada dua Dukuh yakni Krajan Tengah dan Dukuh Bedog. Kalau di Desa Duri yakni Dukuh Jenggring. Tiga baru yang kekeringan Dukuh Magersari dan Dukuh Krajan Desa Sidoharjo ditambah Dukuh Dungus Desa Krangpatihan,” Ungkap Masun, kepada wartawan, Kamis (22/8/2024).

Baca Juga :Rekom Belum Turun, Ketua DPC PKB: Doakan Secepatnya

Masun juga menambahkan, kekeringan tersebut berdampak pada 546 kepala keluarga. Dengan rincian Dukuh Krajan tengah 125 KK, Dukuh Bedog 35 KK. Dukuh Jenggring 56 KK, Dukuh Magersari 13 KK, Dukuh Krajan 35 KK dan Dukuh Dungus 276 KK.

“Memang dari 6 Dukuh yang mengalami kekeringan tersebut tidak ada sumber air sama sekali, makanya kita lakukan droping air,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *