Hari Terakhir Gerakan Pangan Murah, Diadakan di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto

Hari Terakhir Gerakan Pangan Murah, Diadakan di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto

Kediri, SEJAHTERA.CO – Gerakan Pangan Murah Pemerintah Kota Kediri hari terakhir pekan ini berlangsung di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Rabu (25/10) pagi.

Program itu ada guna menstabilkan harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat Kota Kediri tercukupi.

Pemerintah Kota Kediri menggelar Gerakan Pangan Murah selama 3 hari berturut-turut di 3 Kecamatan. Diawali dari Kecamatan Pesantren di Halaman Kantor Kelurahan Bangsal, Senin (23/10).

Read More

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Mohammad Ridwan mengatakan bahwa Pemkot Kediri melalui DKPP, Bagian Administrasi Perekonomian, Disperdagin akan terus bekerjasama dengan pihak terkait guna menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah untuk masyarakat.

“Kami menggandeng banyak pihak untuk bisa menyediakan komoditi pada pangan murah ini, seperti beras SPHP langsung kita datangkan dari Bulog. Kita juga bekerjasama dengan distributor, petani dan peternak untuk mendapatkan harga yang lebih murah,” jelasnya.

Dengan digelarnya Gerakan Pangan Murah ini, Ridwan berharap masyarakat mempunyai stok ketersediaan kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di saat harga kebutuhan pokok yang masih bergejolak saat ini.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan masyarakat, secara tidak langsung harga kebutuhan pokok juga bisa segera stabil,” ujarnya.

Ridwan juga menjelaskan beberapa komoditi yang dijual pada gerakan pangan murah kali ini. Mulai dari beras SPHP 5 kilogram seharga Rp. 52.000, beras premiun mulai harga Rp. 65.500, minyak goreng Rp. 14.500, gula pasir Rp. 14.500, tepung terigu Rp. 8.700, telur ayam Rp. 23.000, bawang merah Rp. 18.000, bawang putih Rp. 30.000 dan santan kemasan Rp. 2.000 perpicis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *