“Setiap harinya di pangan murah kita siapkan 8 ton beras SPHP dan komoditi lainnya juga kita sediakan. Bila nanti ada komoditi yang habis kita akan datangkan lagi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Setelah Kecamatan Pesantren pada hari ini, Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan besok Selasa (23/10) di Kecamatan Kota dan terakhir Rabu (24/10) di Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto.
Lebih lanjut Ridwan menuturkan jika animo masyarakat masih cukup tinggi hingga hari ke 3, pihaknya akan melanjutkan pangan murah dalam waktu dekat.
“Kalau memang dirasa masyarakat masih membutuhkan dan animonya masih tinggi, Gerakan Pangan Murah akan kita agendakan kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pembeli pangan murah asal Kelurahan Blabak, Juwariyah mengaku senang dan terbantu dengan adanya pangan murah ini. Menurutnya harga komoditi pada pangan murah ini, memiliki selisih harga yang lumayan.
“Biasanya jika di pasar harga beras, minyak dan gula bisa selesih Rp.2.000 hingga Rp. 3.000.”
“Tentunya pangan murah ini sangat membantu kami. Terimakasih Pemkot Kediri dan Mas Abu, semoga kegiatan semacam ini masih bisa terus dilaksanakan,” ujarnya.(*)
Editor: Dhita Septiadarma



















