Menurutnya suporter di Indonesia telah berubah dan terus berkembang, agar bisa menjadi penonton yang baik dan atraktif sehingga diakui di dunia.
“Dengan adanya Piala Dunia U 17 ini, kami kelompok suporter berharap agar pemain muda di Indonesia lebih termotivasi dan mampu meningkatkan level permainan mereka,” tutup Ahmad Ghozali.
Sementara itu, Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Dekananto, mengapresiasi sikap dari seluruh kelompok suporter di Jawa Timur, yang terlihat antusias dalam mendukung Tim U 17 Indonesia.
Dekananto juga berharap agar suporter mampu menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat secara langsung maupun melalui media sosial.
“Jika Piala Dunia U 17 ini sukses, bukan tidak mungkin Indonesia akan dipercaya FIFA lagi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Senior,” paparnya, seperti dilansir laman resmi Polda Jatim, Rabu (8/11).
Untuk memeriahkan gelaran Piala Dunia U 17 yang digelar di Surabaya, Polda Jatim juga tidak melarang keinginan beberapa perwakilan dari kelompok suporter yang ingin menonton Piala Dunia secara langsung di Stadion GBT Surabaya.
“Ketika kita sudah menggunakan baju Timnas, kita ini satu. Jadi mau dia Bonek, Aremania, Delta Mania, Jak Mania dan lain lain, semua akan hilang saat menyaksikan laga Tim U 17 Indonesia,” tutup Kombes Pol. Dekananto.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















