“Mau dibuat seribu peraturan, tapi kalau orang yang melaksanakan aturan tidak peduli, siapa yang nantinya bertanggung jawab,” jelasnya.
Terkait tanggapan proses penertiban tugu yang sedang dilakukan, ungkap Marsono, pihaknya meyakini jika hal itu merupakan bentuk ikhtiar dari masing-masing perguruan silat yang bisa berdampak positif. Pihaknya juga menekankan agar proses penertiban yang dilakukan menekankan asas keadilan.
Hal itu berarti, apabila tugu dari salah satu perguruan ditertibkan, maka semua tugu perguruan silat lainnya yang juga berdiri di fasum juga ditertibkan. Itu karena pihaknya khawatir apabila tidak adil dalam penertiban tugu, bisa menyebabkan rasa iri terhadap antar perguruan silat.
“Harus adil dong, kalau tidak adil bisa memicu kecemburuan yang ujung ujungnya terjadi gejolak antara pemerintah dan perguruan silat,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















