Menu PMT Bumil dan Stunting di Jombang Dikeluhkan, Satu Bulan Rp 3,7 Miliar

Menu PMT Bumil dan Stunting di Jombang Dikeluhkan, Satu Bulan Rp 3,7 Miliar

”Jadi ini kita hentikan dulu kami juga redesain lagi programnya,” bebernya.

Rencananya, penyedia makanan nanti akan dibagi per kecamatan sehingga, tidak terlalu membankan apabila dikerjakan oleh satu penyedia saja.

”Kalau satu penyedia ngayai satu kabupaten sepertinya keberatan. Nanti dibagi perkecamatan. Tapi tetap penyedia harus masuk e-katalog,” ungkapnya.

Read More

Sayangnya saat mencoba konfirmasi Riyadi Saputra salah satu Manager PT Karya Pariwisata Indonesia tidak sedang berada di kantor. Saat mencoba konfirmasi melalui telepon selularnya meski terdengar nada sambung belum ada jawaban.

”Maaf Pak Riyadi sedang berada di luar. Nanti saya bikinkan jadwal lagi untuk bertemu,” pungkas Dita salah satu pegawai.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita stunting di Jombang dikeluhkan. Di Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito misalnya, ada ulat di dalam sayur sop yang diberikan kepada anak balita sunting dan ibu hamil (bumil) dalam acara kegiatan pos pemulihan gizi (PPG), Senin (13/11).

Kades Madiopuro Suwito Hadi, menyampaikan dari 8 warga penerima bantuan stunting yang mengikuti kegiatan PPG di Kecamatan Sumobito, terdapat dua warganya yang menerima makanan tambahan tidak layak konsumi. “Bantuannya saya tolak semua, dikembalikan, karena makanannya tidak layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *