Pengecekan yang dilakukan melibatkan pemeriksaan detil, termasuk cek peralatan pemadam kebakaran (APAR). Selain itu memastikan fungsi CCTV yang tersebar di sekitar lokasi, dan memverifikasi jalur evakuasi yang sudah disiapkan.
Tidak hanya sebagai bentuk pencegahan, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan keyakinan kepada masyarakat akan keamanan proses pemilu.
“Kami juga terlibat dalam berbagai latihan skenario untuk mengantisipasi potensi situasi darurat. Hal ini sebagai wujud persiapan matang dalam menghadapi segala kemungkinan yang mungkin muncul selama periode pemilu,” katanya.
Upaya ini mendapat apresiasi positif dari pihak KPU dan masyarakat, menegaskan sinergi antara kepolisian, lembaga pemilihan, dan warga dalam menjaga integritas dan keamanan selama pelaksanaan pemilu. (ziz)



















