Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kota Kediri akan menambah data-data sektoral Satu Data Indonesia (SDI) Kota Kediri yang ada di perangkat daerah pada tahun 2024 mendatang, Senin (11/12). Penambahan 2.623 data sektoral ini bertujuan untuk pengukuran target kinerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Guna menyepakati data sektoral forum SDI Kota Kediri tahun 2024 tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Daerah Chevy Ning Suyudi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Apip Permana serta Kepala Badan Pusat Statistik, Parjan telah menandatangani berita acara kesepakatan data prioritas tahun 2024 Forum SDI Kota Kediri yang disaksikan oleh seluruh produsen data di lingkup Pemkot Kediri, di ruang Kilisuci Balai Kota Kediri.
Kepala Bappeda Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi yang membuka sekaligus menjadi salah satu narasumber pada acara tersebut mengatakan setelah kesepakatan data prioritas, akan ada penambahan data sektoral pada masing-masing OPD hingga level kelurahan.
Setelah sebelumnya di tahun 2022 menurut Chevy, pihaknya telah melakukan penguatan sistem, penyusunan tata kelola, penyusunan katalog data dan penyediaan dashboard eksekutif data prioritas. Selanjutnya di tahun 2023 juga telah dilakukan perluasan ekosistem dan integrasi data antara SDI Pusat, Sata Jatim dan SIPD e-walidata, menambahkan implementasi kode referensi dan data induk.
Serta interoperabilitas data prioritas yaitu data strategis yang digunakan untuk pendukung Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Pembangunan Daerah (RPD) dan juga Rencana Strategis (Renstra).
“Di tahun ini, beberapa kajian-kajian dan penelitian yang dilakukan juga sudah menggunakan data-data yang dihimpun melalui portal satu data,” ungkapnya.
Kemudian di tahun 2024 mendatang, menurut Chevy Pemkot Kediri akan melakukan pendayagunaan ekosistem, daftar data dan data prioritas untuk seluruh data agar dapat diakses melalui portal SDI Kota Kediri, pemanfaatan satu data untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.
Lalu pemanfaatan data yang terkonsolidasi untuk peningkatan kualitas layanan pemerintah dalam SPBE.
“Beberapa hal yang sudah dimanfaatkan dari satu data ini sampai dengan tahun 2023, sangat berfungsi untuk perencanaan Kota Kediri. Terlebih di tahun 2024 Pemkot Kediri akan memiliki tugas yang sangat berat menghadapi Pilpres dan Pilkada secara serentak, yang membutuhkan dokumen-dokumen perencanaan yang juga harus diakhiri tahun ini. Data-data pada portal SDI Kota Kediri ini sangat mendukung perencanaan-perencanaan tersebut,” jelasnya.



















