Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Menghadapi musim hujan, beberapa pohon di Kabupaten Tulungagung yang berada di jalan nasional hingga jalan Kabupaten rawan tumbang. Bahkan selama sebelas bulan terakhir saja, sudah ada ratusan pohon yang dipangkas lantaran membahayakan.
Sekretaris Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, Dedy Eka Purnama mengatakan, memasuki musim hujan memang banyak pohon di Tulungagung yang rawan tumbang. Pohon-pohon tersebut berukuran cukup besar, sehingga membahayakan bila tiba-tiba tumbang.
Berdasarkan hasil inventarisir, beberapa pohon rawan tumbang tersebut tersebar di tepi jalan nasional maupun jalan kabupaten.
Sebagai contoh, pada jalan nasional ada di jalan Pahlawan serta jalan Yos Sudarso, sedangkan di jalan kabupaten ada di ruas jalan di Kecamatan Kauman dan Kedungwaru.
“Pada ruas-ruas jalan itu, terdapat banyak pohon yang berukuran besar dengan usia yang sudah tua. Pohon-pohon besar itu memiliki resiko untuk tumbang ataupun dahannya yang jatuh ke jalan yang membahayakan bagi setiap pengendara,” kata Dedy Eka Purnama, Jumat (22/12/2023).
Adanya pohon rawan tumbang itu, jelas Dedy, pihaknya sendiri mengantisipasi dengan melakukan upaya penebangan terhadap pohon yang tergolong rawan.
Hanya saja sebelum melakukan penebangan, pihaknya lebih dahulu akan dilakukan cek lapangan terkait kelayakan pohon untuk dilakukan eksekusi.
Apabila pada saat pengecekan dirasa jika pohon tersebut sudah tidak layak, maka pihaknya akan melakukan pemotongan terhadap pohon tersebut.
Namun, jika pohon tersebut dianggap masih layak, pihaknya tentu tidak akan melakukan pemotongan pada pohon tersebut karena masih memberikan manfaat.



















