Selama Tahun 2023, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung Catat 83 Kebakaran, 16 Peristiwa Tak Tertangani

Seperti halnya pada kasus karhutla yang terjadi di Tulungagung, dimana seluruhnya terjadi karena diduga sengaja dibakar oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang sengaja membakar untuk membuka lahan dan nantinya ditanami tanaman baru.

“Faktor penyebabnya rata-rata karena kelalaian manusianya sendiri, sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran. Kebanyakan rumah yang terbakar,” ungkapnya.

 

Read More

Meski mayoritas kasus kebakaran dapat ditangani, Bambang tidak menampik jika masih ada peristiwa tidak bisa tertangani. Pasalnya, tempat kejadian kebakaran (TKK) tersebut sangat jauh, sehingga saat petugas tiba, api sudah melahap seluruh bangunan.

Menurut Bambang, Standar Pelayanan Minimum (SPM) Damkar Tulungagung dalam menangani kebakaran hanya mampu menyentuh angka 80 persen. Dimana dari 83 kasus kebakaran, sebanyak 16 diantaranya tidak berhasil ditangani lantaran berlokasi di Kecamatan Rejotangan, Bandung, dan Besuki.

 

“Untuk 16 kasus itu, lokasinya terlalu jauh memang, jadi saat kami tiba di sana, api sudah melahap seluruh bangunan. Termasuk kejadian Karhutla itu juga kami sulit menangani,” pungkasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *