Termasuk melakukan screening kepada calon pengantin di Bumi Menak Sopal, lanjut Sunarto, juga jadi atensi. Mulai melihat gizinya dari lingkar jangkar lengan atas dan kiri, serta diberikan edukasi dan konseling saat hamil hingga mengatur jarak kehamilan.
Langkah kesinambungan itu sukses menurunkan angka stunting. Bahkan angka tersebut sudah jauh di bawah prevalensi stunting nasional yaitu 21,6 persen dan prevalensi Jawa Timur 19,2 persen. Termasuk di bawah target pemerintah pusat yang mencanangkan angka prevalensi stunting nasional di bawah 14 persen pada 2024.
“Kita berupaya untuk mewujudkan zero stunting di Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor :



















