Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM), Dinas Kesehatan Kota Kediri menggandeng kader Pos Binaan Terpadu (Posbindu) untuk memonitoring dan deteksi dini faktor resiko PTM.
Guna meningkatkan kapasitas Kader Posbindu dalam menjalankan tugas-tugasnya, Dinkes Kota Kediri juga membekali para kader dengan ilmu dan pengetahuan yang diberikan melalui pembinaan, seperti sosialisasi deteksi dini kesehatan indra yang digelar, Rabu (21/2) di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Muhammad Fajri Mubasysyir melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hendik Suprianto dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan pada kader Posbindu ini bertujuan untuk memberikan motivasi, ilmu dan pengetahuan tentang deteksi dini gangguan indra.
Sebagai garda terdepan Dinkes yang tersebar di setiap Kelurahan dan berhubungan langsung dengan masyarakat, Hendik berharap kader Posbindu bisa memberikan edukasi pada masyarakat dan dapat melakukan deteksi dini PTM khususnya gangguan indra.
“Dengan adanya kader Posbindu ini, kita bisa mendeteksi lebih awal PTM, sehingga pemeriksaan juga dapat dilakukan lebih awal dengan berkoordinasi dengan penanggungjawab gangguan indra di Puskemas yang ada diwilayah kerja masing-masing,” jelasnya usai membuka kegiatan pembinaan yang diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari kader Posbindu dan Pj Indra UPTD Puskesmas se-Kota Kediri.



















