JAKARTA, SEJAHTERA.CO – Proyek Jalan Tol Semarang-Demak menemui beberapa kendala terutama pada Seksi 1 yang belum sepenuhnya selesai.
Dikutip dari Parlementaria, Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Hendrawan Supratikno menyebut adanya potensi keterlambatan.
Hendrawan memaparkan, penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Seksi 2 proyek Jalan Tol Semarang-Demak sudah baik.
Namun itu mengakui untuk pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 belum selesai sepenuhnya karena ada beberapa kendala.
“Seksi 1 memang sangat rumit, karena pembangunan tol di atas laut, dan melewati tanah-tanah yang semula tanah itu ada dan bersertifikat,” papar Hendrawan dikutip dari Parlementaria.
Tanah misterius terdampak Jalan Tol Semarang-Demak itu jelas Hendrawan, akan muncul kembali setelah terjadinya reklamasi.
“Memang ini proyek yang menarik, karena untuk pertama kalinya di Pulau Jawa ada jalan tol di atas laut,” tandas politisi dari Fraksi PDI-P ini.
Hal itulah yang menurutnya menjadi sebab tertundanya target pembangunan proyek Jalan Tol Semarang-Demak.



















