Kios Kosong di Pasar Induk, Komisi C DPRD Kota Batu: Manfaatkan untuk Anak Muda

Ia mencontohkan seharusnya Pasar Induk Among Tani Kota Batu bisa mereplikasi Pasar Santa yang berlokasi di Jakarta Selatan. Di pasar tradisional tersebut sudah lama dijadikan sebagai tempat nongkrong kawula muda.

 

“Di Pasar Santa anak-anak muda mampu membaur dengan pedagang lama. Tapi bedanya anak-anak muda di memanfaatkannya sebagai tempat berjualan kaset jadul seperti vinyl. Bahkan juga menjadi tempat tongkrongan anak muda untuk diskusi dan kegiatan bermanfaat lainnya,” bebernya.

Read More

Dengan kehadiran anak muda di pasar Among Tani Kota Batu, lanjut Khamim, setidaknya akan memberikan warna tersendiri. Selain itu juga akan berdampak pada penjualan bagi pedagang yang ada di Pasar Induk.

 

“Jika ini bisa direalisasikan, tentunya akan menjadi hal yang luar biasa. Karena yang mengisi bedak kosong anak muda, tentu untuk harga sewa harus menyesuaikan. Kalau tidak salah untuk sewa bedak kosong di Pasar Induk Among Tani cukup terjangkau sekitar Rp 3 juta per tahun,” ungkapnya.

Dengan nilai yang tidak terlalu tinggi tersebut tentunya masih sangat terjangkau bagi anak muda. Sehingga hal tersebut bisa menjadi peluang bagi anak muda untuk membuka usaha.

Reporter : Arief Juli Prabowo

Editor: Gimo Hadiwibowo

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *