Pj Wali Kota Kediri menambahkan selain operasi pasar, Pemkot Kediri juga terus memantau dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Hal itu untuk menstabilkan harga komoditi pangan di Kota Kediri. Pemkot Kediri bersama TPID juga akan mengevaluasi efektivitas operasi pasar murni ini.
“Saya berpesan agar masyarakat tidak khawatir dan panik. Belanjalah dengan bijak dan jangan panic buying. Semoga OPM ini turut membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat Kota Kediri sekaligus menjaga inflasi di Kota Kediri,” imbuhnya.
OPM ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah satunya Sulastri warga Kelurahan Mojoroto. Sulastri datang ke OPM ini untuk membeli telur dan gula pasir. Menurutnya harga dalam OPM ini jauh lebih murah dibanding harga pasar.
“Senang sekali ada OPM karena harganya jauh lebih murah tadi sebelum ke sini saya sudah intip harga di pasar. Kemarin malam dapat informasi di grup RT lalu pagi setelah antar cucu sekolah saya langsung ke OPM ini,” ujarnya.
Turut mendampingi Pj Wali Kota Kediri Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Erwin, Kabid Perdagangan Disperdagin Rice Oryza Nusivera, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Adi Wicaksono, dan Camat Mojoroto Bambang Tri.
Editor: Dhita Septiadarma



















