Pj Wali Kota Kediri juga berharap aplikasi bank sampah ini bisa berhasil diterapkan sehingga bisa mengurangi beban sampah Kota Kediri. Karena sampah-sampah tersebut sudah mulai dipilah sejak dari sumbernya yakni rumah tangga. Jadi TPA hanya untuk sampah yang tidak bisa diolah kembali.
Di akhir acara, Pj Wali Kota Kediri dan juga Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri mendaftarkan dirinya menjadi nasabah bank sampah Kota Kediri. Selain itu, pada kegiatan ini juga diberikan reward kepada bank sampah yang aktif menggunakan aplikasi e-Bank Sampah. Bank sampah yang beruntung yakni Bank Sampah Sri Wilis Pojok, Bank Sampah Teratai Ngadirejo, dan Bank Sampah Berseri Burengan.
Hadir pula Kepala Dinas Kominfo Apip Permana, Kepala DLHKP Imam Muttakin, Kepala Bappeda Chevy Ning Suyudi, Prof. Warmadewanthi dan tim peneliti dari ITS Surabaya, Lurah Bandar Lor Wasis Tri Yuliantoko, Lurah Bujel Mujiyo, Lurah Ngadirejo Ahmad Shofwan, Lurah Pojok Wahyu Artisah, Lurah Sukorame Vita Sari, dan Lurah Rejomulyo Yudhi Prasetyo serta kader bank sampah.
Editor: Dhita Septiadarma



















