Dengan adanya program tersebut, Anang berharap seluruh pendidik dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, mengikuti berbagai aktivitas dan pelatihan yang disajikan serta menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Kediri. “Mari kita bersama-sama menjadikan program PESILAT ini sebagai momentum untuk lebih berinovasi dan berkomitmen dalam mendukung pendidikan berkualitas dan program Merdeka Belajar,” harapnya.
Sementara itu, Samsul Huda Kepala Sekolah SDN Blabak 2 sekaligus guru penggerak angkatan 8 mengutarakan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya kegiatan. Menurutnya selama ini Dinas Pendidikan sangat konsisten untuk mengawal guru penggerak di Kota Kediri meningkatkan pembelajaran yang berpihak pada murid.
Lebih lanjut Samsul menuturkan bahwa pemanfaatan teknologi sudah digunakan dalam metode pembelajaran di sekolahnya. “Sejak bergulirnya pembelajaran Kurikulum Merdeka kami sudah memanfaatkan teknologi sebagai bahan pembelajaran karena memang saat ini seluruh siswa sudah memiliki gawai dan ini kita manfaatkan untuk media pembelajaran. Beberapa guru juga harus memiliki motivasi untuk terus mengasah kemampuan dan keahlian tentang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” ungkapnya.
Hal ini didukung pula dengan sarana prasarana yang cukup memadai di sekolahnya. Bahkan Tahun 2023 lalu, Dinas Pendidikan telah memberikan 15 chrome book yang bisa menunjang kegiatan pembelajaran. “Kita sudah punya LCD, laptop dan fasilitas lainnya sehingga ini sudah linier. Dengan workshop ini tentunya lebih meningkatkan semangat kita karena kita ingin maju bersama mengembangkan dunia pendidikan khususnya di Kota Kediri,” tutupnya.



















