Meski begitu, dia merahasiakan siapa LO dari bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri tersebut. Akan tetapi, Nanang Qosim merinci bahwa kedatangan LO tersebut berkoordinasi tentang jadwal pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan. Sejauh ini baru dua LO yang melakukan koordinasi sekaligus meminta surat keterangan jika Paslon terdaftar sebagai pemilih. Surat keterangan itu akan digunakan menjadi salah satu persyaratan calon bupati dan wakil bupati.
“Kami juga bekerja sama dengan rumah sakit yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan Jawa. Ada dua hari pemeriksaan pertama jasmani dan kedua rohani,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Kediri.
Diketahui, ada dua nama yang akhir-akhir ini disebut akan menjadi bakal calon Bupati Kediri dan Wakil Bupati Kediri. Pertama adalah Deny Widyanarko sebagai bakal calon Bupati Kediri dan Mudawamah sebagai bakal calon Wakil Bupati Kediri. Kedua nama itu sebelumnya dikonsolidasikan pemenangan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beberapa hari lalu.
Baca Juga :Pasca Putusan MK, KPU Kabupaten Kediri Umumkan Ubah Syarat Minimal Dukungan Pilbup 2024
Sedangkan, satu nama lainnya yang bakal maju di Pilkada 2024 yakni Hanindhito Himawan Pramana yang kini menjabat sebagai Bupati Kediri. Meski dikabarkan akan maju, tetapi sosok pasangannya bakal calon wakil bupati masih misterius alias belum diketahui.



















