Secara teknis, pekerjaan yang dilakukan yakni pemadatan lapangan. Selain itu, masa pertumbuhan ini menjadi penting karena berdampak pada tingkat kesuburan rumput.
Baca Juga :Seragam Gratis Kora Blitar Didistribusikan ke Siswa
Pihaknya juga akan mengontrak tenaga ahli untuk melakukan perawatan seusai revitalisasi tersebut rampung.
“Anggaran yang kita gunakan untuk revitalisasi rumput tidak sedikit, makanya nanti kita akan menggunakan pihak ketiga yang ahli dalam merawat rumput,” tegasnya.
Dana yang dikucurkan untuk revitalisasi rumput stadion tersebut mencapai Rp 687 juta yang diambil dari kantong APBD kabupaten Ponorogo.
Baca Juga :Sumpah Jabatan 45 Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo 2024-2029
Nominal tersebut belum termasuk barikade atau pagar pembatas agar lapangan tetap steril dari aktivitas selain olahraga.
“Itu hanya rumput saja serta perbaikan drainase air, jadi memang harus dirawat dan dijaga benar benar,” tandasnya.



















