“Memang harus teliti. Karena dana untuk pengadaan juga besar,” katanya.
Santoso menyebut, setiap tahun Pemkot Blitar melalui dinas pendidikan mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk seragam gratis. Pada tahun 2024, dana yang dialokasikan sebesar Rp 2,1 miliar. Dana itu murni berasal dari APBD Kota Blitar. “Seragam gratis ini juga komitmen Pemkot Blitar dalam dunia pendidikan,” katanya.
Rencananya seragam diberikan di sekolah pada Senin (2/9). Seragam yang diberikan tahun ini hanya dalam bentuk kain seragam. Siswa nantinya diberi ongkos jahit dan bisa dijahitkan ke sekitar domisili siswa. Pemkot beralasan tahun ini seragam hanya dalam bentuk kain bakal, untuk pemberdayaan penjahit.
Baca Juga :Cicipi Kuliner Rawon Jangkrik di Jombang, Favorit Pemburu Makanan Tradisional
Ada tiga setel seragam yang diberikan. Itu yakni seragam nasional, pramuka dan batik. Sementara biaya atau dana jahit kain seragam untuk siswa TK Rp 90 ribu per setel, siswa SD Rp 100 ribu per setel dan siswa SMP Rp 110 ribu per setel.



















