Namun sayangnya, Trenggiling itu malah terjebak diantara dinding samping rumah Galuh.
Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pemilik rumah memutuskan untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Burhan menyebut pihaknya langsung ke lokasi setelah menerima laporan. “Kami langsung ke sana setelah menerima aduan,” imbuhnya.
Setelah melakukan observasi, petugas langsung mencoba mengevakuasi hewan yang terkenal pemalu itu. Meskipun sudah ditarik dan didorong dengan galah, hewan yang kerap jadi perburuan itu sulit dilakukan evakuasi.
“Karena proses evakuasi dirasa tidak berhasil, kami meminta izin kepada pemilik rumah untuk melubangi tembok agar mempermudah proses evakuasi,” ujarnya.
Setelah mengevakuasi hewan itu, petugas kembali memperbaiki lubang tembok itu dengan menambal pakai semen dan batu bata.
Baca Juga :DPRD Kota Blitar Bentuk Lima Fraksi, Ini Kata Ketua Pimpinan Sementara
Dari hasil evakuasi itu diketahui trenggiling itu memiliki berat sekitar 2 kilogram. Diduga hewan itu adalah hewan liar, bukan peliharaan.
“Karena dilindungi kami koordinasikan dan akan serahkan ke BBKSDA Jatim,” pungkasnya.



















