Baca Juga :Puluhan Peserta K3I Regional Jatim, Tumplek Blek di Kopdar 28 Kebonrojo Camp Malang
“Selain dikembalikan sesuai spektek, pengendara wajib didampingi orang tua saat mengambil kendaraan yang ditilang,” tegasnya.
AKP Bayu Pratama Sudirno mengakui jika mayoritas mereka yang tertangkap saat operasi balap liar merupakan para remaja yang masih bersekolah.
Baca Juga :Sekda Ponorogo Ingatkan ASN Netral dan Profesional Selama Pilkada 2024
Pun tindakan tegas ini dilakukan karena memang Satlantas Polres Ponorogo sudah memfasilitasi para biker dengan mengadakan latihan bersama (latber) setiap dua minggu sekali
“Kita sudah berikan waktu dan tempat untuk menyalurkan hobinya melalui latber, tapi jika masih ngeyel ya tentu akan kita tindak secara tegas,” tutupnya.
Baca Juga :Terduga Pengedar Narkoba Digulung Polsek Pace Nganjuk, Begini Kronologinya
Sekadar informasi latihan bersama diinisiasi oleh pecinta otomotif dan Polres Ponorogo. Para pembalap hanya perlu membayar Rp 30 ribu per kali latihan bersama untuk uang kebersihan, intensitas latber dilakukan sebulan dua kali.



















