Petugas yang saat itu membawa dua unit mobil damkar dan dua truk tangki suplai air segera mengambil alih proses pemadaman pada rumah tersebut, agar api bisa segera dijinakkan.
Baca Juga :Meski Cedera, Eko Febrianto Pesilat Asal Jombang Sabet Medali Perak di PON 2024
Beruntung, proses pemadaman hanya butuh waktu 15 menit, namun petugas sempat mengalami kendala saat proses pemadaman.
“Tadi kendala kami yakni lokasi kebakaran yang berada pada kawasan padat penduduk dan gang yang sempit, sehingga kami harus memasang selang yang panjang,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang didapat, jelas Artista, diketahui jika penyebab kebakaran itu disebabkan lantaran arus pendek listrik atau korsleting listrik yang terjadi di rumah tersebut.
Baca Juga :Tempat Produksi Oleh-oleh Khas Trenggalek Terbakar, Pemilik Merugi Rp 125 Juta
Sebab, saat terjadi kebakaran, rumah itu dalam kondisi kosong dan pemilik rumah tersebut sama sekali tidak menyalakan kompor.
Akibat kebakaran itu, rumah milik Supiyati tersebut hangus terbakar beserta perabotan rumah di dalamnya, hingga membuatnya terpaksa mengalami kerugian senilai Rp 75 juta.
Atas peristiwa ini, pihaknya menghimbau agar masyarakat memasang instalasi listrik yang sesuai standar.
Baca Juga :KPU Kabupaten Kediri Nyatakan Persyaratan Dua Pasangan Cabup dan Cawabup Lengkap
“Kami menghimbau masyarakat memasang instalasi listrik yang SNI, dan proses pemasangan harus dilakukan oleh ahlinya agar kejadian serupa tidak terjadi” pungkasnya.



















