Kediri, SEJAHTERA.CO – Petahana Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa telah mengajukan cuti untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2024).
Baca Juga :Pelajar Sumringah di Uji Coba Makan Gratis Kabupaten Kediri, Ini Pengakuan Siswa SMP Neger 2 Semen
Diketahui, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati itu akan maju kembali alias dua periode di Pemilihan Bupati (Pilbup).
Surat pemberitahuan izin cuti pasangan bakal yang disapa akrab Dhito-Dewi tersebut telah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri.
Dalam surat pemberitahuan tersebut berisi tentang Surat Pj Gubernur Jawa Timur nomor 100.1.4.2/34428/011.2/2024 tanggal 11 September 2024 perihal penyampaian cuti di luar tanggungan negara.
Baca Juga :Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk di Tulungagung, Kerugian Capai Rp 75 Juta
“Saya sudah mendapatkan tembusan sekretaris daerah terkait cuti bupati dan wakil bupati Kediri. Yang bersangkutan (Dhito-Dewi) mengajukan cuti pada 9 September,” kata Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim saat dikonfirmasi, Kamis (19/9/2024).
Nanang Qosim menyampaikan, surat pemberitahuan cuti tersebut diterima oleh Kemendagri melalui Gubernur Jawa Timur.
Secara prinsip petahana sudah melaporkan apa yang menjadi kewajiban mereka dan berkoordinasi terkait hal tersebut. Pihaknya juga memastikan bahwa semua kewajiban petahana sudah dinyatakan selesai.
Baca Juga :Tolak SK PBNU, Ratusan Nahdliyin Gugat Kepengurusan ke PN Blitar
Surat tersebut merupakan syarat bagi petahana yang ingin mengikuti masa kampanye Pemilukada tanpa mengganggu tugas sebagai kepala daerah.
“Mungkin nanti 25 September akan ditunjuk pejabat sementara karena bupati sedang cuti, maka tidak ada kekosongan pemimpin di Kabupaten Kediri,” ucapnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, jauh-jauh hari sudah berkoordinasi kepada LO maupun pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri dalam hal ini Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa pada saat pendaftaran beberapa waktu lalu.
Baca Juga :Truk Muatan Snack di Kediri Tabrak Pagar Jembatan dan Terjun ke Sungai, ini Penyebabnya
“Kami sampaikan tentang pencalonan kepala daerah selama masa kampanye harus wajib cuti,” ungkap Nanang Qosim.
Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada kepala daerah yang maju pada Pilkada 2024 untuk mengajukan cuti paling lambat tujuh hari sebelum penetapan pasangan calon kepala daerah.
Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 1000.2.1.3/4204/SJ.
Baca Juga :Merinding ! Saat Ular King Cobra Sepanjang 2,5 Meter Intai Rumah Warga di Trenggalek
KPU Kabupaten Kediri dalam waktu dekat akan menetapkan Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa dan Deny Widyanarko – Mudawamah sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri dalam Pilkada 2024.
Ini setelah berkas persyaratan mulai dari pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga tes kesehatan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.



















