Dan memang tim pelatih berdiskusi, di babak kedua kita melakukan pergantian pemain dan juga melakukan pergantian strategi.
Dan bukan pertandingan babak pertama kita bermain jelek, enggak. Tetapi sepertiga lapangan depan, kita selalu mentok dengan Maladewa yang bertahan dengan sangat dalam.
Baca Juga :Diskusi Santai dengan Mahasiswa, Paslon Bonus Sambut Positif Aspirasi dan Opini
Untung saja, ujar Indra Sjafri, mereka (Maladewa) counter attack-nya bisa kita antisipasi.
“Kita kalah orang di tengah dan di babak kedua kita ganti dengan 3-5-2 dan sirkulasi bola lebih cepat dan banyak peluang untuk bisa cetak gol,” katanya.
Terbukti, Tim U 20 Indonesia berhasil mencetak empat gol dalam waktu yang hampir berhimpitan, menit ke-52, menit 55, menit 57, dan menit 66.
Baca Juga :PHBS Kota Batu Capai 59 Persen, 2 Indikator jadi Penghalang Pemenuhan Target
“Tetapi tim pelatih tadi menggarisbawahi jika finishing Tim U 20 Indonesia kita masih belum maksimal,” jelas Indra Sjafri.
Setelah ini, Tim U 20 Indonesia akan melawan Timor Leste pada Jumat (27/9) besok di tempat yang sama. Sebelumnya Timor Leste kalah 1-3 melawan Yaman.
Baca Juga :Calon Bupati dan Wakil Bupati Diwajibkan Setor LADK, KPU Akan Monitoring Keluar-Masuk Dana Kampanye
“Melawan Timor Leste, kami tetap waspadai dan tidak boleh meremehkan. Timor Leste punya dua-tiga pemain yang secara individu bagus dan saya pikir kami punya pengalaman di (Piala) AFF (U-19) kemarin menghadapi mereka,” tukas Indra Sjafri.
Sumber: PSSI



















